Kesalahan bisnis warnet yang harus tutup toko


Tidak dapat disangkal bahwa membuka kedai kopi atau membuat kedai kopi memang sangat mengasyikkan. Belum lagi keuntungan yang sangat menggiurkan saat menggeluti bisnis ini. Permintaan akan minuman berbahan dasar kopi yang berkualitas menjadi kecenderungan tersendiri untuk meningkatkan penjualan di pasaran. Maka ada baiknya jika kedai kopi tersebut berada di lokasi yang benar-benar bagus untuk dikelola agar bisa sukses dan berkembang di masa yang akan datang.

Belum lagi hampir semua orang pasti menyukai minuman beraroma kopi, bukan?

Jika demikian, mengapa begitu banyak pemilik kedai kopi gagal menutup tokonya?

Ada beberapa alasan yang menyebabkan bangkrutnya sebuah kedai kopi. Namun seringkali, alasan kedai kopi gagal berbisnis bukan karena kopi yang mereka buat. Bahkan kedai kopi dengan staf profesional yang terlatih bisa gagal. Lalu apa saja kesalahan yang dilakukan sebagian besar pengusaha kedai kopi yang harus Anda hindari?

Bisnis kedai kopi bisa gagal karena alasan berikut.

Kafe

1. Masih kurang melakukan penelitian

Masalah ini sering juga terjadi pada orang-orang yang baru memulai bisnis coffee shop dari awal. Bingung harus mulai dari mana dan cenderung menghabiskan waktu dan uang yang mereka miliki.
Melakukan riset sebelum membuka dan mendirikan kedai kopi sangat penting untuk mencapai kesuksesan bisnis. Lalu penelitian seperti apa yang dibutuhkan dan apa saja yang perlu dilakukan dalam membangun proyek coffee shop?

Penelitian meliputi membaca buku dan sumber lain tentang bisnis kopi, membaca dan belajar tentang badan usaha, manajemen keuangan, item biaya yang diperlukan, dan tentu saja meneliti membuat kopi berkualitas.

Kafe

2. Membuat rencana yang tidak tepat

Menjalankan bisnis kedai kopi sendiri tentu berbeda dengan bisnis kedai kopi lainnya, meski mengikuti cara-caranya. Jadi, buatlah rencana yang sesuai dengan kondisi keuangan, lokasi, dan aspek lain dari bisnis kedai kopi Anda. Tentunya perencanaan yang tepat dapat menghemat waktu, uang dan ide dalam membangun proyek coffee shop. Luangkan waktu untuk memikirkan rencana ini, terutama di bagian ini.

  1. Waktu yang harus Anda kelola
  2. Pisahkan keuangan pribadi dan bisnis
  3. Buat konsep pengembangan yang komprehensif
  4. Tulis rencana bisnis Anda
  5. Tentukan anggaran yang dibutuhkan
  6. Pilih juga jangka waktunya

3. Tidak memanfaatkan peluang pertumbuhan dan pembelajaran

Kedengarannya sepele, tetapi sebenarnya ini adalah kesalahan umum, karena mereka berpikir bahwa memulai bisnis kedai kopi itu mudah. Apalagi kafenya ramai pengunjung, sehingga mereka merasa sudah berhasil dan tidak perlu belajar lagi untuk mengembangkannya. Padahal, memulai dan mengembangkan bisnis kedai kopi membutuhkan waktu dan investasi dalam riset dan perencanaan.

Hanya Anda yang bisa menilai kesuksesan bisnis Anda. Anda harus bisa proaktif dalam menghadapi setiap tantangan yang muncul agar Anda bisa belajar dan menjalankan bisnis Anda sendiri. Untuk melakukan ini, Anda harus terjun dan belajar langsung tentang bagaimana melakukan pemasaran, promosi, dan hal-hal lain yang dapat meningkatkan penjualan kedai kopi Anda. Dengan cara ini Anda bisa mengetahui kekurangan dari bisnis kedai kopi yang Anda jalankan.

4. Tidak memperhatikan arus kas dan akuntansi

Mendapatkan arus kas adalah suatu keharusan untuk memenuhi komitmen dalam menjalankan bisnis kedai kopi. Menghitung dan memperkirakan arus kas sangat penting untuk dilakukan. Dari memproyeksikan penjualan harian untuk toko Anda, hingga memelihara semua inventaris yang digunakan untuk menghitung laporan laba rugi bisnis Anda. Pelaporan keuangan sejak awal menjalankan bisnis akan membantu Anda melakukan perencanaan anggaran yang lebih baik.

5. Mengejar hutang dan tagihan

Ketika modal dari tabungan Anda tidak cukup, Anda dapat mengambil pinjaman bank, atau untuk teman, keluarga dan orang dekat lainnya untuk meningkatkan modal. Tetapi ketahuilah bahwa hutang juga dapat menghancurkan bisnis Anda. Memiliki banyak hutang juga akan membuat sulit untuk diatasi.

Sebaiknya atur anggaran terlebih dahulu dengan benar dan tepat, serta putar uang Anda sesuai anggaran. Sebelum memulai, Anda perlu memikirkan dari mana Anda akan mendapatkan dana untuk membangun bisnis kedai kopi Anda.

Menghindari utang bisa menyelamatkan Anda dari kesalahan pengusaha kedai kopi lainnya. Dan tentunya ini akan membuat bisnis café anda bertahan cukup lama, sehingga bisa berkembang dari pendapatan toko anda.

akuntansi, arus kas, bayar pajak, beban, bisnis, bisnis online, bisnis untung, kedai kopi, metode, keuangan, hak, borongan, harga, majalah, karyawan, kena pajak, keuangan, keuntungan, memasak, laba rugi, Tax spt, laporan, laporan keuangan, pengelolaan keuangan, permodalan